Mengatasi Komputer Restart Terus Menerus - Customations

Customations

Custom informations mengenai komputer, gadget dan seputar teknologi terbaru.

Mengatasi Komputer Restart Terus Menerus

Halo kawan, pernahkah anda mengalami dimana PC atau komputer anda me-restart dengan sendirinya? memang menyebalkan ya!. Apalagi jika komputer tersebut me-restart secara terus menerus seperti yang pernah saya alami.

Setiap saya menggunakan komputer tersebut dan memuat sebuah program yang agak berat termasuk memutar video ( padahal cuma video dengan kualitas biasa ), komputer tersebut akan mati dengan sendirinya dan hidup kembali dengan sendirinya pula. Lebih dari menyebalkan dan ini membutuhkan penanganan serius.

Sebenarnya saya pernah menghadapi permasalahan ini beberapa kali, termasuk beberapa kawan saya yang minta pertolongan atau istilah Microsoft'nya troubleshooting  kepada saya ( padahal saya sendiri bukan tukang servis ) dan ternyata masalah yang menjadi penyebabnya berbeda-beda.

Komputer Restart Terus Menerus.

Mengatasi Komputer Restart Terus Menerus.
Berdasarkan pengalaman saya, komputer restart terus menerus itu disebabkan oleh beberapa hal yang berbeda. Berikut adalah diantaranya yang sudah saya ketahui penyebabnya dan cara untuk mengatasinya.

Penyebab dan Solusi Untuk Komputer yang Restart Terus Menerus.

  • Daya Tidak Mencukupi.

Daya listrik sangat berpengaruh terhadap kinerja dan kelangsungan proses yang terjadi di dalam sebuah komputer. Daya disini meliputi tegangan yang dibutuhkan komputer untuk beroperasi dan besaran arus yang dibutuhkan. Bila salah satunya tidak mencukupi, maka komputer tidak akan bekerja dengan semestinya (optimal) bahkan dapat shutdown atau juga restart dengan sendirinya. Kekurangan daya listrik pada sebuah PC bisa diakibatkan oleh 2 hal, diantaranya:
  1. Daya listrik di tempat PC tersebut beroperasi tidak mencukupi / memadai atau tidak stabil dan kita tidak memasang penyetabil daya. Dalam hal ini biasanya diakibatkan oleh tegangan yang drop seketika. Secara kasat mata, drop-nya tegangan listrik bisa terlihat / terdeteksi bila kita menggunakan lampu tipe bolam / lampu pijar biasa. Biasanya lampu akan meredup seketika dan terang lagi ( hanya terjadi dalam rentang waktu sepersekian detik ). Hal tersebut dapat mengakibatkan PC atau komputer me-restart seketika itu pula, jika drop-nya listrik berdurasi satu detik atau lebih biasanya PC langsung mati tidak restart kembali. Solusi untuk hal semacam ini adalah dengan menggunakan Stavol atau penyetabil daya listrik sehingga ketika terjadi power failure seperti tadi kompie kita tetap aman.
  2. Power Supply bermasalah. Untuk masalah yang satu ini memang tidak bisa didiagnosa secara spontan, paling tidak harus ada power supply cadangan untuk memastikan penyebabnya. Hal ini pernah saya alami secara pribadi, dimana pada mulanya PC sering restart sendiri terutama saat membuka program yang lumayan berat. Lama kelamaan menjadi semakin sering restart dan akhirnya baru saja dinyalakan dan menampilkan boot screen, PC langsung merestart kembali dan begitu seterusnya padahal saya memasang penyetabil daya. Usut punya usut ternyata power supply-nya bermasalah.

  • Software Bermasalah.

Biasanya, permasalahan pada software memegang peranan yang paling besar. Ini bisa terjadi karena adanya virus atau unwanted program lainnya. Bila permasalahannya dicurigai sebagai perbuatan virus, ini bisa didiagnosa dari beberapa hal, diantaranya :
  1. PC terasa berat saat booting atau saat menjalankan program tertentu.
  2. Terjadi aktivitas-aktivitas yang mencurigakan dan tidak seperti biasanya, seperti tampil message box error, runtime error, message box warning, message box yang menunjukkan sebuah drive telah penuh atau terproteksi dan tidak bisa melakukan proses write atau ada perintah 'insert disk to removable media', adanya shortcut yang hadir tiba-tiba dan aktivitas lainnya yang kita anggap mencurigakan.
  3. Tidak bisa menampilkan file hidden dan read-only,
  4. Tidak bisa mengakses website yang berhubungan dengan antivirus dan program security lainnya.
Solusinya yaitu dengan men-scan PC dengan antivirus ter-update dengan terlebih dahulu menonaktifkan system restore, jika antivirus tersebut tidak berjalan akibat perbuatan virus, coba dengan menggunakan antivirus portable atau scanner-nya saja seperti mcAfee stringer, PCMAV portable dll. yang bisa dicari dengan cara 'googling'. Namun ingat, tool semacam itu hanya berfungsi sebagai scanner-nya saja dan tidak memiliki fitur real time protection.

  • Operating System Bermasalah.

Kemungkinan lainnya adalah Operating System yang bermasalah. Dan penyebabnya bisa jadi diakibatkan oleh virus-virus atau unwanted program lainnya seperti bahasan poin di atas yang mengakibatkan salahsatu atau beberapa file penting tidak dapat menjalankan prosesnya atau bahkan terhapus. Solusinya yaitu dengan cara menggunakan system restore, ingat kembali saat terakhir kali komputer anda berjalan baik-baik saja dan cari restore point di sekitaran waktu tersebut dan coba pulihkan.

Alternatif lain adalah dengan menggunakan fitur "Last Known Good Configuration". Caranya restart komputer anda, saat komputer menunjukkan logo mainboard atau pilihan untuk masuk ke BIOS segera tekan tombol F8, jika gagal, restart kembali. Setelah berhasil masuk ke menu tersebut, disana akan ada pilihan Advanced Boot Option dan pilih Last Known Good Configuration kemudian tekan Enter.

  • Hardware Bermasalah.

Jika hardware yang menjadi masalah, kita sebetulnya tidak dapat berbuat banyak selain mencoba membersihkan socket-socket yang berada di mainboard atau mengganti hardware itu sendiri dengan yang baru. Untuk membersihkan socket-socket yang berasal dari power supply, kita bisa menggunakan semprotan pembersih khusus untuk peralatan elektronik yang banyak di jual di pasaran.

Bersihkan pula socket-socket yang menuju harddisk dan drive optik siapa tahu dengan pemakaian jangka panjang mengakibatkan korosi yang secara kasat mata tidak terlihat. Untuk membersihkan modul memori atau RAM, kita bisa membersihkan bagian socket-nya menggunakan penghapus pensil dengan cara menggosokannya pelan-pelan dan hati-hati sampai socket tersebut bening / mengkilat kembali, tentu saja setelah dibuka terlebih dahulu dari tempatnya.

Setelah kegiatan bersih-bersih selesai, pasang kembali seperti semula dan coba hidupkan PC. Jika PC tidak menunjukkan perubahan apa-apa maka masalahnya bisa terbilang komlpeks, dan sekali lagi tidak bisa didiagnosa dengan cara spontan.

Jika anda merasa tak yakin dengan apa yang akan anda lakukan, sebaiknya bawa PC anda ke ahli servis. Dikarenakan disini saya hanya memberi gambaran dan bukan menyajikan solusi yang kongkrit, saya tidak menyarankan untuk mengikuti langkah-langkah yang saya lakukan kecuali anda sedikitnya mengerti dan tahu apa yang harus dilakukan seandainya permasalahan terjadi.

Dan itu tadi sudah saya paparkan mengenai cara Mengatasi Komputer Restart Terus Menerus seperti apa yang pernah saya alami dan saya mencoba untuk berbagi. Semoga apa yang saya tulis dapat berguna bagi anda kawan-kawan semua. Salam Customations !.
Baca juga 5 Langkah Mudah Mengatasi Komputer yang Mulai Lelet , Penguat Sinyal Modem Sederhana
loading...
Back To Top